Moell.co.id – Growth spurt adalah masa lonjakan pertumbuhan yang terjadi pada bayi dan anak, biasanya ditandai dengan perubahan pola tidur, peningkatan nafsu makan, serta bayi yang lebih rewel dari biasanya. Artikel ini membahas tanda-tanda growth spurt, kapan waktu terjadinya, dan cara menghadapi fase ini dengan nyaman untuk anak maupun orang tua.


1. Apa Itu Growth Spurt?

Growth spurt adalah periode ketika bayi atau anak mengalami lonjakan pertumbuhan secara cepat, baik tinggi badan, peningkatan berat, maupun perkembangan kemampuan motoriknya.

Pada masa ini, tubuh anak:

  • memproduksi lebih banyak hormon pertumbuhan (GH)
  • mengalami pembentukan jaringan baru
  • membutuhkan lebih banyak energi dan nutrisi
  • cenderung tidur lebih banyak

Growth spurt adalah proses alami, bukan tanda kekurangan gizi atau sakit.


2. Kapan Growth Spurt Terjadi?

Menurut American Academy of Pediatrics, growth spurt biasanya terjadi pada usia:

Bayi 0–12 bulan

  • Hari ke–7 sampai 10
  • Minggu ke–2 sampai 3
  • Minggu ke–4 sampai 6
  • Usia 3 bulan
  • Usia 6 bulan
  • Usia 9 bulan

Anak usia 1–5 tahun

  • Sekitar usia 15–18 bulan
  • Usia 2 tahun (toddler jump)
  • Usia 3–4 tahun (mini spurt)

Pra-remaja (girls 8–12, boys 10–14)

Tetapi artikel ini fokus pada bayi & toddler (0–5 tahun).


3. Tanda-Tanda Growth Spurt yang Paling Umum

Growth spurt memengaruhi mood, pola tidur, dan kebutuhan energi. Berikut tanda yang paling sering terlihat.


3.1 Nafsu Makan Meningkat Drastis

Bayi ingin menyusu lebih sering dari biasanya.

Pada anak lebih besar:

  • lebih sering lapar
  • mencari camilan
  • porsi makan bertambah

Ini wajar karena tubuh membutuhkan energi ekstra untuk tumbuh.


3.2 Pola Tidur Berubah

Growth spurt sering menyebabkan:

  • Bayi tidur lebih lama
  • Tidur siang bertambah
  • Anak lebih mudah mengantuk
  • Malam hari lebih sering terbangun

Menurut Sleep Foundation, pertumbuhan terjadi paling banyak saat tidur dalam.


3.3 Bayi Menjadi Lebih Rewel

Ini tanda paling umum:

  • mudah cranky
  • tidak nyaman
  • ingin digendong terus
  • gelisah saat tidur
  • mudah overstimulated

3.4 Keterampilan Baru Tiba-Tiba Muncul

Growth spurt sering berbarengan dengan leap perkembangan:

  • mulai berguling
  • duduk
  • merangkak
  • berdiri
  • berjalan

Ini terjadi karena otak sedang berkembang pesat (neural growth).


3.5 Perubahan Fisik Terlihat

Dalam 1–2 minggu:

  • berat bayi meningkat cepat
  • tinggi bertambah
  • kaki dan tangan tampak lebih panjang
  • pakaian jadi sempit
  • lingkar kepala meningkat

3.6 Frekuensi Buang Air Meningkat

Karena peningkatan ASI/MPASI yang masuk, frekuensi BAB/BAK juga bisa berubah.


4. Bedanya Growth Spurt dengan Sakit?

Image: conwaymedicalcenter.com

Ini pertanyaan paling sering dari orang tua.


Tanda Growth Spurt (Normal)

✔ Rewel tapi masih mau makan
✔ Tidak ada demam
✔ Tidur lebih banyak
✔ Nafsu makan meningkat
✔ Mood berubah sesaat
✔ Terjadi hanya 2–7 hari


Tanda Anak Sedang Sakit

❗ Demam
❗ Muntah atau diare
❗ Tidak mau makan/minum
❗ Rewel berkepanjangan
❗ Kelihatan sangat lemas
❗ Gejala lebih dari 7 hari

Jika ragu, selalu konsultasikan ke tenaga medis.


5. Penyebab Growth Spurt Terjadi

Growth spurt dipicu oleh perubahan biologis:

1. Hormon Pertumbuhan (GH)

Diproduksi saat tidur, bertanggung jawab atas tinggi badan.

2. Pertumbuhan Tulang & Otot

Lonjakan terjadi pada fase tertentu.

3. Perkembangan Sistem Saraf

Otak membentuk jalur neuro baru → kemampuan motorik bertambah.

4. Kebutuhan Energi Meningkat

5. Adaptasi Tubuh pada Fase Usia


6. Bagaimana Cara menghadapi growth spurt? (Panduan Paling Lengkap)


6.1 Pastikan Anak Mendapat Cukup Asupan

Untuk Bayi ASI:

  • Susui on demand
  • Biarkan bayi menentukan ritme

Untuk MPASI:

  • Tambahkan makanan tinggi energi:
    • ubi
    • alpukat
    • telur
    • daging giling
    • oatmeal

Untuk Anak 1–5 Tahun:

  • Berikan 3x makan utama + 2x snack sehat

6.2 Tingkatkan Kualitas Tidur Anak

Tips:

  • Mandikan dengan air hangat (jangan panas)
  • Redupkan lampu
  • Minimalkan layar
  • Gunakan white noise

Growth spurt biasanya membuat anak lebih mengantuk, bukan sebaliknya.


6.3 Tingkatkan Kontak Fisik (Cuddle Time)

Saat growth spurt, bayi ingin:

  • lebih sering dipeluk
  • lebih sering digendong
  • ingin rasa aman

Hal ini membantu menenangkan sistem sarafnya.


6.4 Jaga Rutinitas Harian Tetap Konsisten

Anak akan lebih tenang jika rutinitas tetap konsisten:

  • waktu tidur
  • jadwal makan
  • aktivitas ringan

6.5 Jangan Paksa Anak untuk Latihan Motorik

Biarkan anak mengikuti ritmenya sendiri.
Saat growth spurt, tubuh sedang fokus bertumbuh — bukan mempelajari hal berat.


6.6 Pastikan Anak Tidak Dehidrasi

Untuk bayi: ASI / susu formula cukup
Untuk toddler: air minum teratur

Dehidrasi = rewel bertambah.


7. Growth Spurt Berdasarkan Usia (Panduan Umur)


7.1 Growth Spurt Bayi 0–6 Bulan

Paling sering terjadi:

  • minggu 2
  • minggu 4
  • usia 3 bulan
  • usia 6 bulan

Tanda:

  • menyusu lebih sering
  • tidur berubah
  • rewel intens tapi singkat

7.2 Growth Spurt Bayi 6–12 Bulan

Terjadi saat bayi:

  • belajar duduk
  • merangkak
  • berdiri
  • berjalan

Membutuhkan energi besar → makan/minum meningkat.


7.3 Growth Spurt Toddler 1–3 Tahun

Tanda:

  • tiba-tiba lebih tinggi
  • nafsu makan meningkat
  • tidur siang lebih lama
  • banyak perkembangan kata baru

7.4 Growth Spurt Anak 3–5 Tahun

Biasanya ditandai dengan:

  • kemampuan motorik meningkat cepat
  • anak tampak lebih kuat / lincah

8. Hal-Hal yang Harus Dihindari Saat Growth Spurt

❌ Jangan memaksa makan
❌ Jangan membandingkan dengan anak lain
❌ Hindari overstimulation
❌ Jangan mengubah rutinitas drastis
❌ Jangan panik saat anak rewel
❌ Jangan memberi vitamin berlebihan


9. Kapan Harus Membawa Anak ke Dokter?

Segera periksa jika:

  • Demam
  • Tidak mau makan/minum lebih dari 12 jam
  • Muntah berulang
  • Penurunan berat badan
  • Lesu dan tidak responsif
  • Menangis tanpa henti

Growth spurt tidak disertai demam atau sakit berat.

Baca Juga: Kulit Bayi Kering & Mengelupas: Penyebab, Cara Mengatasi, dan Perawatan Aman


10. FAQ 

1. Growth spurt berlangsung berapa lama?

2–7 hari, rata-rata 3 hari.

2. Growth spurt bikin bayi rewel?

Ya, karena tubuhnya bekerja ekstra.

3. Apakah growth spurt mengganggu tidur malam?

Ya, biasanya bayi bangun lebih sering.

4. Growth spurt bisa bikin berat badan naik?

Ya, pertumbuhan cepat terjadi dalam waktu singkat.

5. Bagaimana cara menenangkan bayi saat growth spurt?

Pelukan, jadwal tidur teratur, dan menyusu on demand.


11. Gabung di Healthy Baby Club

Jika ingin berdiskusi dengan orang tua lain yang mengalami hal serupa—growth spurt, tidur bayi, rewel, atau perkembangan harian—kamu bisa bergabung dengan komunitas Moell:

👉 Healthy Baby Club (Gratis)
https://moellhealthybabyclub.com/

Komunitas ini berisi edukasi, sharing pengalaman, dan tips parenting harian.


12. Sumber

American Academy of Pediatrics (AAP). Infant Growth Spurt Guidelines
https://www.aap.org

Sleep Foundation. Baby Sleep & Growth Spurts
https://www.sleepfoundation.org

Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Child Growth Patterns
https://www.cdc.gov

Wikipedia. Growth Spurt – Child Development
https://en.wikipedia.org/wiki/Growth_spurt

World Health Organization (WHO). Child Development Stages
https://www.who.int

Share.

Moell adalah brand perawatan kulit bayi yang mengusung teknologi microbiome untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan kulit si kecil sejak newborn. Moell menghadirkan rangkaian produk yang lembut, natural, dan telah diuji dermatologis untuk mendukung kulit sensitif agar tetap sehat dan terlindungi setiap hari.

Leave A Reply

Butuh Bantuan atau Ingin Tahu Lebih Banyak Tentang Produk & Program Moell?

Kami siap membantu! Jika Parents punya pertanyaan atau ingin mengetahui lebih jauh tentang produk perawatan kulit bayi, skincare untuk kulit sensitif, atau informasi seputar komunitas & program Moell, tim Moell Care dengan senang hati akan memberikan dukungan terbaik untuk Anda.

📱
Install Moell App Akses lebih cepat & nyaman
Exit mobile version